Ternyata lirik lagu yang dinyanyikan beberapa siswa di dekat ruang guru yang aku dengar selama hampir 1 minggu ini adalah barisan puisinya Alm. W.S. Rendra toH.. Karya yang bercerita tentang religi seorang pahlawan perjuangan di masa penjajahan dulu..
Oleh : Alm. W.S. Rendra
Tuhanku,
WajahMu membayang di kota terbakar
dan firmanMu terguris di atas ribuan
kuburan yang dangkal
Anak menangis kehilangan bapa
Tanah sepi kehilangan lelakinya
Bukannya benih yang disebar di bumi subur ini
tapi bangkai dan wajah mati yang sia-sia
Apabila malam turun nanti
sempurnalah sudah warna dosa
dan mesiu kembali lagi bicara
Waktu itu, Tuhanku,
perkenankan aku membunuh
perkenankan aku menusukkan sangkurku
Malam dan wajahku
adalah satu warna
Dosa dan nafasku
adalah satu udara.
Tak ada lagi pilihan
kecuali menyadari
-biarpun bersama penyesalan-
Apa yang bisa diucapkan
oleh bibirku yang terjajah ?
Sementara kulihat kedua lengaMu yang capai
mendekap bumi yang mengkhianatiMu
Tuhanku
Erat-erat kugenggam senapanku
Perkenankan aku membunuh
Perkenankan aku menusukkan sangkurku
Mimbar Indonesia
Th. XIV, No. 25 /18 Juni 1960

fanz
21/11/2009 at 8:55 AM
Amankan pertamax dulu
iiN:
amaN gaN….. ^_^ he` thanks yo0o..
queen
21/11/2009 at 3:21 PM
hemmmm
iiN:
maksudnya gmn nh mba`e Queen..?! —- Kmrn ada lomba buat sekolah2 u/ jadiin lirik puisi itu jadi sebuah lagu `nadanya terserah masing2 sekolah.. — awalnya saya ngak tau itu puisi karya siapa, tapi kata2nya dalem,,, so saya cari di mbah google N ketemu dech ternyata itu lirik puisinya Alm. W.S. Rendra… gitu deh…. ^_^
Herman Sahari
22/11/2009 at 5:57 AM
Man taaa…aaa..aaa…aaap banget postingannya..
Berita buruk saat ini adalah : perang menjadi suatu hal yg dilegalkan ketika diplomasi menjadi buntu. Manusia tak peduli dengan jeritan yg menyayat dari para insan yg terlibat dlm perang. Seolah-olah manusia tak mau mengerti arti kata mengalah, ikhlas, tulus dan ridho. Tak ada syair lagu/puisipun yg bercerita ttg kebahagiaan berperang. Lihat puisi WS Rendra, lihat syair lagu Soldier of Fortune dari Deep Purple. Berbicara ttg kesedihan dan jeritan bumi serta seluruh makhluknya dlm indahnya syair/lagu mereka…hik..hik
Selesai beritanya…
Halloo, salam kenal….
iiN
— iya salam kenal juga yaa… thanks liputan beritanya.. ^_^
sayang memang kalau berperang menjadi satu satunya jalan setelah perundingan tidak bisa menemukan titik yang sama… >> *berharap tidak ada lagi perang2 di dunia ini* —- salam damai —-
tukangpoto
22/11/2009 at 1:01 PM
Saya percaya bahwa puisi ini bermakna dalam…lebih dalam dari sekadar tema perang.
iiN:
iya… “puisi ini juga masih relevan dgn keadaan sekarang.. dan dalam kondisi selain perang penjajahan..
etha
23/11/2009 at 2:10 PM
alm. W.S.rendra mang TOP
iiN:
Indonesia bangga memiliki pejuang dalam sosok Alm. W.S. Rendra…
alkatro
07/12/2009 at 5:14 AM
ikut nyanyi lagu om iwan fals…
perang-perang lagi kapankah berhenti..
peace.. semangaat
iiN:
xiiiii…. :p
—— kadang sama diri sendiri aja kita masih suka berperang ya…