Beberapa hari yang lalu saya ngobrol-ngobrol ringan beberapa teman saya. Dari perbincangan singkat itu, akhirnya saya jadi tahu arti dan perbedaan dari kata “kronis” dan “akut”. .. ternyata selama ini saya sempat salah loh mengartikannya.. : p Dulu, saya menganggap kedua istilah itu sama saja, yaitu menyangkut seberapa berat/ seberapa parahnya suatu penyakit. Padahal, beda kata ya beda makna.
KRONIS
Kronis berasal dari kata “chronic” yang ditulis di kolom wikipedia, bahwa chronic is a persistent and lasting disease or medical condition, or one that has developed slowly. Jadi definisi kronis dalam arti medis itu adalah suatu penyakit yang diderita dalam waktu yang sudah cukup lama, menahun dan namun belum juga sembuh-sembuh.
AKUT
Akut dalam definisi medis adalah suatu kondisi penyakit yang dirasakan dan timbul secara mendadak/ tiba-tiba, berkelanjutan singkat serta biasanya cukup gawat sehingga harus segera diatasi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, akut ialah: “timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tt penyakit)” ; source: kbbi3.
Jadi bisa dibilang kalau kedua istilah itu digunakan untuk membedakan waktu terserangnya penyakit. Kronis digunakan untuk sakit yang sudah cukup lama/ menahun, sementara akut digunakan untuk sakit yang datangnya secara tiba-tiba. Masih ingat kan ya dengan kasus kematian Alm. Adji Masaid. Dokter memvonisnya terkena serangan jantung akut, yang artinya serangan jantung secara tiba-tiba dan bahkan belum diketahui gejala sebelumnya. Sementara, kalau seseorang yang sudah tahu kondisi sakitnya (misalnya sakit jantung bertahun-tahun) dan gejalanya pun dirasakan secara perlahan, bisa dibilang penyakitnya adalah penyakit jantung kronis. Jadi, kalau sudah tahu perbedaan maknanya, semoga kita ga salah lagi ya menggunakan istilah-istilah itu… ^

Last Comment