Grafologi merupakan ilmu menginterpretasikan karakter seseorang melalui tulisan tangannya. Istilah grafologi berasal dari kata “graphos” yang berarti coretan atau tulisan dan “logos” yang berarti ilmu. Dengan grafologi kita dapat mengetahui motivasi seseorang, kestabilan emosi, keadaan mental, minat dan bakat, kecenderungan intelektual bahkan kekuatan dan kelemahan diri.
Dalam membaca karakter tulisan banyak hal yang perlu diperhatikan. Hal yang dilihat bukanlah bagus atau tidaknya sebuah goresan huruf-huruf yang ditulis, melainkan goresan tinta itu sendiri. Tulisan yang indah bukan berarti memiliki sifat dasar yang sempurna, begitu pun sebaliknya.
Untuk memulainya, sebaiknya kita mencoba membaca tulisan kita sendiri. Langkah awal, yaitu siapkan selembar kertas kosong yang tidak bergaris dan sebuah pulpen. Cobalah menulis di atas meja (atau di bidang datar yang keras lainnya) minimal 5 baris ke bawah, dan isi tulisan pun bebas mengenai apa saja.
Setelah itu kita bisa melihat dan mencoba menginterpretasikannya. Hal dasar yang perlu diperhatikan ialah bahwa dalam melihat karakter sebuah goresan pena ada banyak hal yang menjadi acuannya, baik secara garis besar tulisan maupun hal detail goresannya. Beberapa hal yang menjadi dasar penilaian ialah mengenai margin paragrafnya, baseline (garis dasar) tulisannya, spasi, kemiringan huruf, ukuran, bentuk, upper zone, tekanan, kecepatan, koneksi (jarak antar huruf), huruf kapitalnya, tanda baca, dan bentuk masing-masing hurufnya.
Margin kanan-kiri / atas-bawah seimbang
mampu mengorganisir diri dengan baik
Margin atas lebar
cenderung memiliki kepedulian/ rasa sosial yang tinggi terhadap sesama
Margin atas sempit
menunjukan kecenderungan seseorang yang angkuh/sombong
Margin kiri sempit
cenderung mengingat masa lalunya dengan detail, baik kenangan yang indah maupun yang menyedihkan
Margin kiri sempit – margin kanannya pun sempit
kenangan buruk masa lalunya tidak mengganggu/mempengaruhi pandangannya tentang masa depan
Margin kiri sempit – tetapi margin kanannya lebar
pengalaman masa lalunya kerap mengganggu dan membuatnya kurang berani menghadapi masa depan
Margin Kiri baris-baris berikutnya semakin melebar
energik dan mandiri, tetapi cenderung agak ceroboh
Margin Kiri semakin menyempit
pemalu, dan bersikap hati-hati
Baseline/ garis tulisan lurus
memiliki emosi yang stabil dan dapat diandalkan
Baseline tulisan ke atas
optimis, energik, dan ambisius dalam menjalani sesuatu
Baseline tulisan turun
menunjukan pada saat tulisan dibuat orang tersebut sedang letih dan gelisah
Baseline tidak beraturan
cenderung ditemui pada anak remaja, atau pada seseorang yang kurang dapat mengontrol diri, dan mudah dipengaruhi
Spasi teratur antar baris & kata
seorang individu yang stabil
Spasi lebar
mandiri, tidak tergantung pada orang lain
Spasi sempit
sangat membutuhkan orang lain
Tulisan miring ke kanan
mudah bersosialisasi, hangat, dan ekspresif
Tulisan miring ke kiri
tidak suka bersosialisasi
Tulisan tegak lurus
emosi terkontrol dengan baik
Ukuran huruf besar
seseorang yang membutuhkan pengakuan diri dari orang di sekitarnya
Ukuran huruf ekstrim besar
cenderung sangat egois
Ukuran huruf kecil
penuh konsentrasi, teliti, dan biasanya hanya tertarik/ fokus pada satu bidang saja
Ukuran huruf ekstrim kecil
memiliki kencenderungan kurang jujur, serakah, dan kurang percaya diri
Ukuran huruf normal
berkepribadian stabil, terlebih lagi jika tulisannya tegas/vertikal
Tulisan berbentuk bulat
senang bersosialisasi, ramah, dan mudah bergaul
Tulisan berbentuk kaku
Menyukai sesuatu yang bersifat logis dan bekerja berdasarkan fakta dan data
Huruf bersifat Tajam/Runcing
terkadang suka berbicara yang tajam dan sering menyinggung perasaan yang lainnya
Tekanan huruf kuat
tegas, bertanggung jawab, dan memiliki energi fisik yang baik
Tekanan huruf ringan
cenderung sensitif, lemah lembut, dan romantis
Menulis secara cepat
kepribadian yang mampu berfikir dan cepat dalam mengambil keputusan
Menulis dengan kecepatan normal
cenderung mampu mengatur diri dengan baik, terlebih jika diikuti dengan tulisan yang tegak dan margin yang seimbang
Menulis dengan pelan
penuh ketelitian, baik dalam merencanakan, namun terkadang hanya sebatas perencanaan saja
Huruf antar kata tersambung
logis dan sistematis dalam bekerja, serta memiliki daya ingat yang cukup baik
Antar huruf terpisah
mandiri, tidak terikat dan tidak menyukai ikatan yang mengekang
Gabungan antar huruf tersambung dan terpisah
kreatif, dapat bersosialisasi dengan baik, namun agak terkesan kurang sabar dalam menjalani sesuatu
Huruf Kapital/ awal kalimat besar
pribadi yang sedang bila menjadi pusat perhatian dan sangat ingin menonjol dari lingkungannya
Huruf Kapital melebar
sangat percaya diri dan yakin atas segala kemampuan dirinya
Huruf kapital kecil/ sama tingginya dengan huruf kecil lainnya
sederhana dan sangat pemalu, serta tidak PD dengan kemampuannya
Huruf gabungan basar-kecil / Kapital tidak pada tempatnya
biasanya ditemui pada putri remaja yang masih cenderung mencari jati diri. Jika pada orang dewasa menandakan pribadi yang sering berlebihan dalam menanggapi perasaan senang/perasaan sedihnya
Tanda baca berlebihan (ex: ….?????!!!!! ,,,,,, —- !!! dst)
cenderung ingin dinilai baik dan sempurna oleh orang lain, tetapi berlebihan dalam menilai sesuatu terutama jika sedang sedih akan sangat merasa sedih, begitu pun jika sedang merasa bahagia
Huruf “i” tanpa titik
cenderung mencari/mempunyai alasan untuk berkelit dari tanggung jawabnya.
Huruf “A” terbuka
mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat berpresentasi (mengemukakan ide dan pendapat) dengan cukup baik
Huruf “A” seperti toge (a) dan e seperti angka ’3′
tertarik pada kegiatan yang berhubungan dengan seni, budaya, dan kesusastraan
Huruf “a, e, dan o’ tertutup rapat
cenderung memotong pembicaraan orang lain
Huruf “b, d, h, k, l” bergaris tinggi ke atas
memiliki tujuan dan cita-cita yang tinggi, namun agak bersifat narcis terhadap diri sendiri. Jika bentuk garis huruf-huruf tersebut lebih tinggi ektrim dibandingkan huruf-huruf kecil yang lainnya, maka lebih memperlihatkan bahwa cita-citanya (keinginannya) tidak sebanding dengan usaha/kemampuannya
Huruf “S” seperti angka 5
bersifat logis, tetapi biasanya menyukai hal-hal yang dapat diukur dan berwujud nyata (materi)

Last Comment